Bahagia dan Berkah, Berqurban di MSH

Momentum di bulan Dzhulhijah adalah momentum yang sangat berharga bagi umat Islam, terutama pada hari raya Idul Adha. Hari Raya Idul Adha menjadi rangkaian kegiatan dalam rangkaian ibadah haji. Pada hari hari raya itu seluruh kaum muslim bahagia menyambutnya, baik yang berada di tanah suci maupun di negeri-negeri muslim lainnya.

Dengan begitu, tidak heran jika saat ini banyak masyarakat yang sudah mulai mempersiapkan dana untuk ibadah qurban. Di sini, masyarakat dapat berqurban berupa seekor kambing atau sapi yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Berqurban merupakan salah satu perwujudan dari upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terdapat beberapa keutamaan berkurban yang perlu diketahui. Selain sebagai amalan pengganti ibadah haji yang belum mampu, berkurban juga merupakan salah satu upaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Di samping memperkuat keimanan, ibadah berkurban juga dijadikan sebagai aksi sosial dan kemanusiaan untuk saling berbagi kebaikan dengan yang lain.

Berikut ini beberapa keutamaan yang harus kita ketahui:

Berqurban adalah ibadah yang paling utama di hari raya Idul Adha

Mungkin banyak ibadah yang bisa kita lakukan di hari tersebut, tetapi berdasarkan hadist yang dituturkan oleh Ibunda Aisyah ra, bahwa ibadah yang paling dicintai oleh Allah di hari raya idul Adha adalah menyembelih hewan qurban.

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Dari ‘Aisyah menuturkan bahwa Rasulullah SAW  bersabda, “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117)

Berqurban, Menambah Berat Amal Sholih

Pahala yang diberikan oleh Allah SWT kepada orang yang berqurban sangat banyak, dan bisa menjadi investasi pahala di akhirat kelak. Dalam hal ini, Allah akan memberikan pahala yang berlipat-lipat bagi setiap umat Muslim yang menggunakan sebagian hartanya untuk berkuban. Dalam hadist di atas terbayang oleh kita jika nanti di akhirat akan didatangkan kepada kita kebaikan pada tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kukunya. Mungkinkan ada yang bisa menghitung jumlah bulu pada hewan yang disembelih untuk qurban tadi? Sangat banyak, sangat besar, sebesar harapan kita untuk bisa mendekat kepada Allah SWT.

Berqurban, merupakan bentuk rasa syukur

Berqurban sebagai tanda mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Dalam hal ini, Allah pun telah memerintahkan setiap umat untuk berkurban meskipun sedang dalam tekanan dan kondisi yang sulit. Dengan begitu, secara tidak langsung seluruh kaum muslim masih dapat merasakan nikmat dan berkah kebaikan dari Allah meskipun sedang dalam keadaan sulit. Untuk itu, setiap umat harus saling berbagi kebaikan sebagai tanda bersyukur kepada Allah.

Berqurban, melahirkan kasih sayang

Keutamaan berqurban yang lain juga dapat berguna sebagai aksi sosial dan kemanusiaan. Di sini, ibadah qurban yang dilakukan umat muslim setiap tahunnya, menjadi bukti bahwa agama Islam telah mengatur bagaimana menyeimbangkan perekonomian dan aspek kemanusiaan sosial. Di mana setiap manusia harus saling berbagi kepada sesama agar tercipta kehidupan sosial bermasyarakat yang harmonis. Bukan hanya itu, melalui berqurban juga dapat menghubungkan rasa kasih sayang dan kepedulian antara fakir miskin dengan golongan orang yang mampu. Kurban menjadi salah satu cara agar setiap umat dapat merasakan kenikmatan rezeki dan berkah yang senantiasa diberikan Allah kepada setiap hambanya.

Bahagia dan Berkah, Berqurban di MSH

Bukankah berqurban itu bisa di mana saja? iya. Kita bisa melakukan penyembelihan hewan qurban di mana saja. Bahkan lebih baik jika yang berqurban sendiri yang menyembelih hewan qurbannya. Itu artinya jika akan berqurban dia harus memiliki ilmunya, baik dari segi fiqih qurban maupun teknis penyembelihan, dan pembagiannya.

Ma’had Wakaf Syaraful Haramain sejak berdirinya telah dipercaya umat, khususnya wali santri dan para wakif untuk menyalurkan hewan qurban. Kami terus berbenah demi memberikan layanan terbaik untuk penyempurnaan amanah qurban ini. Untuk Tebar Qurban MSH tahun 1444 H ini, panitia telah menyediakan berbagai rangkaian kegiatan yang berbeda dengan yang lain, salah satu diantaranya adalah Munajat Arafah pada tanggal 9 Dzhulhijjah. Seluruh wali santri, wakif, dan Shohibul Qurban diajak mengikuti acara tersebut dengan memanjatkan do’a terbaiknya dan menyimak taujih dari Khadim Ma’had Wakaf Syaraful Haramain.

Untuk informasi lebih lanjut silakan langsung mengunjungi link Pendaftaran: s.id/qurbanmsh-1444

 

 

 

1 Comment

Leave a Comment

six − six =